Thursday, September 29, 2016

GRAFIK KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA

Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya saya dapat menyusun dan menyelesaikan tugas Grafik Komputer dan Pengolahan Citra. Saya yakin bahwa tugas ini tidak akan terwujud tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu Aviarini Indrati selaku dosen mata kuliah Grafik Komputer dan Pengolahan Citra yang telah membimbing saya dan teman-teman lain dalam proses pembuatan tugas ini, serta kepada semua pihak yang telah membantu saya baik secara langsung maupun tidak langsung.
Saya berharap semoga tugas ini dapat memberikan manfaat pengetahuan bagi pembacanya. Saya menyadari tugas ini jauh dari kata sempurna, maka saya memohon maaf apabila ada kesalahan kata atau penulisan dalam tugas ini. Dan saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk tugas ini dan tugas yang akan datang. Demikian yang dapat saya sampaikan, Terima Kasih.

Grafik Komputer adalah suatu proses yang merupakan kegiatan computer untuk meciptakan suatu obyek – obyek tertentu yang dihasilkan oleh komputer. Hasil dari grafik ini merupakan grafik komputer sederhana yang kemudian berkembang menjadi 3D.Pada grafik komputer, komputer memiliki 2 keahlian, pertama pemrosesan citra, dan kedua pengenalan pola. Bagian bagian dari grafik komputer adalah : Geometri (tentang cara gambar bidang), Animasi (tentang cara suatu gambar atau manipulasi gerakan), Rendering         (tentang algoritma untuk suatu tampilan atau efek pada komputer), Citra (tentang cara pengambilan gambar)
Contoh grafik komputer adalah :
1.      Computer Art, yaitu tentang penggunakan grafik komputer untuk menghasilkan karya seni. Hasil karya seni tersebut dapat berupa kartun, desian, logo. Contoh aplikasinya adalah Adobe Photoshop.
2.      Video Game, yaitu sebuah hasil dari grafik komputer yang melibatkan pemain dengan komputer atau interface.
3.      Virtual Reality, yaitu teknologi yang saat ini sedang berkembang pesat, perangkat ini merupakan hasil dari grafik komputer.
Pengolahan citra adalah bentuk proses kelanjutan dari suatu citra yang diperbaiki dengan tujuan untuk mempermudah diterima atau digunakan oleh manusia. Pengolahan citra sangat dekat atau lekat dengan kegiatan sehari – hari, atau aktivitas manusia, sama halnya dengan grafik komputer. Pengolahan citra adalah proses awal dari komputer, dan pengelompokan data numeric dan simbolik yang diproses komputer untuk mempermudah digunakan atau diterima. Ada 2 macam citra : Citra kontinyu (yaitu sistem yang menerima sinyal analog), Citra diskrit (yaitu tentang pixel yang digabung menjadi satu dan menghasilkan bentuk atau citra). Contoh pengolahan citra dalam kehidupan sehari – hari adalah:
1.      Kesehatan, digunakan untuk CT SCAN khusus untuk melihat bagian dalam kepala dan badan manusia.
2.      Visual, digunakan untuk GPS, atau kamera slr, dslr, atau sebagainya.


Contoh grafik komputer (virtual reality)


Contoh pengolahan citra (CT SCAN)

Sunday, January 10, 2016

UKM

TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM






  

Kelompok 2




KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas karunia dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah teori organisasi umum ini.
       Makalah ini berisikan tentang faktor dan proses berubah dan berkembangnya sebuah organisasi. Diharapkan makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang perkembangan organisasi.
       Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam menyusun makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT selalu memberkai kita semua. Amin

Depok, 19 November 2015
penulis








DAFTAR ISI


BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang…….................................................................................... 4
1.2 Rumusan Masalah...................................................................................... 4
1.3 Tujuan Pembahasan.................................................................................... 5
1.4 Manfaat Penulisan...................................................................................... 5
1.5 Batasan Masalah…..................................................................................... 5


BAB II
PENDEFINISIAN
2.1 Definisi UKM……….................................................................................. 6
2.2 Jenis-Jenis UKM….................................................................................. 6-7


BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Biografi....................................................................................................... 8
3.2 Sejarah........................................................................................................ 8
3.3 Hasil Kunjungan.................................................................................... 9-14


BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan............................................................................................... 15
4.2 Saran......................................................................................................... 15


DAFTAR PUSTAKA..................................................................................... 16

BAB I
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan kemajuan zaman, telah banyak terjadi perubahan disekitar kita. Salah satunya adalah persaingan dalam dunia bisnis yang sedimikian ketat, hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya perusahaan sejenis yang menawarkan jenis produk yang hampir mirip. Contoh persaingan yang terjadi dapat dilihat pada pembuat topi menggunakan design dari komputer. Karena banyaknya persaingan tersebut maka perusahaan saling berlomba-lomba untuk menciptakan topi menggunakan design dari komputer yang bermutu dan berkualitas tinggi.
Dengan melihat kesadaran masyarakat yang cukup tinggi terhadap kenyamanan berjalan maka banyak peminat topi menggunakan design dari komputer yang bermutu dan berkualitas tinggi di toko-toko. Dengan banyaknya pilihan topi maka calon pembeli/konsumen topi juga akan lebih banyak pertimbangan.kosumen akan membeli topi yang keunggulannya banyak dan harga yang tidak terlalu tinggi.

1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara bersaing berwirausaha dengan pasar pada masa sekarang ini?
2. Bagaimana cara membuat pembeli merasa nyaman dan percaya dengan produk – produk yang akan dipasarkan ?
1.3 Tujuan Pembahasan
1. Agar pembaca mengetahui berapa biaya untuk mendesaign sebuah topi
2. Agar pembaca mengetahui berapa hasil penjualan desaign topi



1.4 Manfaat Penulisan
Adapun manfaat penulisan makalah ini adalah:
1. bermanfaat sebagai suatu proses belajar dalam wirausaha
2.Dapat mengkaji lebih dalam tentang jenis topi menggunakan design dari komputer
3. Bermanfaat sebagai suatu proses belajar untuk mengetahui cara berwirausaha

1.5 Batasan Masalah
1. Kurangnya rasa percaya masyarakat atau pembeli terhadap usaha UKM.
2. Sedikitnya minat dari pembeli terhadap usaha UKM.
         











BAB II
PENDEFINISIAN
2.1 Definisi UKM
UKM disingkat usaha kecil menengah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunannya tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut keputusan presiden RI no.99 th.1998 pengertian usaha kecil adalh “ Kegiatan Ekonomi Rakyat”yang beresiko kecil dengan bidang usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.
2.2 Jenis-Jenis UKM
1.Usaha Manufaktur
  Usaha yang mengubah input dasar menjadi produk yang bisa dijual kepada konsuen. Kalau anda bingung,contohnya adalah konveksi yang menghasilkan mebel,hiasan rumah , souvenir dan sebagainya.
2.Usaha Dagang
  Usaha yang menjual produk kepada konsumen. Contoh adalah pusat jajanan tradisional yang menjual segala macam jajanan tradisional atau toko kelontong yang menjual semua kebutuhan sehari-hari.
3.Usaha Jasa
Usaha yang menghasilkan jasa,bukan menghasilkan produk atau barang untuk konsumen. Sebagai contoh adalah jasa pengiriman barang atau warung internet (warnet) yang menyediakan alat dan layanan kepada konsumen agar mereka bisa browsing , searching , blogging atau yang lainnya
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Biografi
·        Nama Pemilik                : Chairul Parulian
·        Umur                              : 34 tahun
·        Tahun Berdiri                : 2014
·        Nama Toko                    : Alugada
·        Alamat                                     : Jalan Kesehatan no. 34b

3.2 Sejarah
Awal pembuatan usaha ini, sang bapak mempunyai modal nekat tanpa uang. Ia hanya mempunyai modal pc dan tempat untuk berjualan.
Pada suatu hari, ia terfikirkan untuk mendesaign topi dan mencoba untuk membuat beberapa desaign awal untuk di pasang pada topi yang akan di jual.
Saat awal berjualan, memang toko tempat ia berjualan sangat lah sepi, karena tokonya termasuk baru disana. Saat beberapa hari kemudian mulai lah beberapa orang berdatangan untuk membeli topi dari tempatnya dan ia dapat mencapai penghasilan sampai 420 juta.
                           



Produk-produk yang dihasilkan
Produk-Produk yang dihasilkan oleh usaha ini yaitu:
- topi
- kaus
-jaket

Porsi Penjualan
Dalam sehari sang pengrajin dapat menjual beberapa topi dengan penghasilan bersih sebanyak 60-300 ribu /hari dengan dp awal untuk pembelian design topi sebesar -/+ 200 ribu








BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan di UKM pengrajin desaign topi, penghasilan bersih sebanyak 60-300 ribu /hari dengan dp awal untuk pembelian design topi sebesar -/+ 200 ribu
4.2 Saran
Saran untuk toko ini, setidaknya tokonya agak di perbesar dan di renovasi lalu topi topi hasil design di susun rapi pada lemari kaca agar terlihat lebih rapih dan bersih. Maka pengunjung dan konsumen pun akan senang saat berkunjung ke toko sang penjual.












DAFTAR PUSTAKA


Google.com/ukm

Friday, June 12, 2015

Pengaruh WaliSongo Terhadap Nusantara

Pengaruh Wali Songo Terhadap Kebudayaan Indonesia

Walisongo atau Walisanga dikenal sebagai penyebar agama Islam di tanah Jawa pada abad ke 14. Mereka tinggal di tiga wilayah penting pantai utara Pulau Jawa, yaitu Surabaya-Gresik-Lamongan-Tuban di Jawa Timur, Demak-Kudus-Muria di Jawa Tengah, dan Cirebon di Jawa Barat.

Era Walisongo adalah era berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya Nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia, khususnya di Jawa. Tentu banyak tokoh lain yang juga berperan. Namun peranan mereka yang sangat besar dalam mendirikan Kerajaan Islam di Jawa, juga pengaruhnya terhadap kebudayaan masyarakat secara luas serta dakwah secara langsung, membuat para Walisongo ini lebih banyak disebut dibanding yang lain.

Walisongo mempunyai peranan yang sangat besar dalam perkembangan Islam di Indonesia. Bahkan mereka adalah perintis utama dalam bidang dakwah Islam di Indonesia, sekaligus pelopor penyiaran Islam di nusantara.

Ada beberapa pendapat mengenai arti Walisongo. Pertama adalah wali yang sembilan, yang menandakan jumlah wali yang ada sembilan, atau sanga dalam bahasa Jawa. Pendapat lain menyebutkan bahwa kata songo/sanga berasal dari kata tsana yang dalam bahasa Arab berarti mulia. Pendapat lainnya lagi menyebut kata sana berasal dari bahasa Jawa, yang berarti tempat.

Pendapat lain yang mengatakan bahwa Walisongo adalah sebuah majelis dakwah yang pertama kali didirikan oleh Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) pada tahun 1404 Masehi (808 Hijriah). Para Walisongo adalah pembaharu masyarakat pada masanya. Pengaruh mereka terasakan dalam beragam bentuk manifestasi peradaban baru masyarakat Jawa, mulai dari kesehatan, bercocok-tanam, perniagaan, kebudayaan, kesenian, kemasyarakatan, hingga ke pemerintahan.
Dari nama para Walisongo tersebut, pada umumnya terdapat sembilan nama yang paling terkenal, yaitu:


1.         

  • Sunan Gresik

Maulana Malik Ibrahim umumnya dianggap sebagai wali pertama yang mendakwahkan Islam di Jawa. Ia mengajarkan cara-cara baru bercocok tanam dan banyak merangkul rakyat kebanyakan, yaitu golongan masyarakat Jawa yang tersisihkan akhir kekuasaan Majapahit. Malik Ibrahim berusaha menarik hati masyarakat, yang tengah dilanda krisis ekonomi dan perang saudara. Ia membangun pondokan tempat belajar agama di Leran, Gresik. Pada tahun 1419, Malik Ibrahim wafat. Makamnya terdapat di desa Gapura Wetan, Gresik, Jawa Timur.

  •   Sunan Ampel

Sunan Ampel bernama asli Raden Rahmat, keturunan ke-22 dari Nabi Muhammad, menurut riwayat ia adalah putra Ibrahim Zainuddin Al-Akbar dan seorang putri Champa yang bernama Dewi Condro Wulan binti Raja Champa Terakhir Dari Dinasti Ming. Sunan Ampel umumnya dianggap sebagai sesepuh oleh para wali lainnya. Pesantrennya bertempat di Ampel Denta, Surabaya, dan merupakan salah satu pusat penyebaran agama Islam tertua di Jawa. Ia menikah dengan Dewi Condrowati yang bergelar Nyai Ageng Manila, putri adipati Tuban bernama Arya Teja dan menikah juga dengan Dewi Karimah binti Ki Kembang Kuning. Pernikahan Sunan Ampel dengan Dewi Condrowati alias Nyai Ageng Manila binti Aryo Tejo, berputera: Sunan Bonang,Siti Syari’ah,Sunan Derajat,Sunan Sedayu,Siti Muthmainnah dan Siti Hafsah. Pernikahan Sunan Ampel dengan Dewi Karimah binti Ki Kembang Kuning, berputera: Dewi Murtasiyah,Asyiqah,Raden Husamuddin (Sunan Lamongan,Raden Zainal Abidin (Sunan Demak),Pangeran Tumapel dan Raden Faqih (Sunan Ampel 2. Makam Sunan Ampel teletak di dekat Masjid Ampel, Surabaya.

  • Sunan Bonang

Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel, dan merupakan keturunan ke-23 dari Nabi Muhammad. Ia adalah putra Sunan Ampel dengan Nyai Ageng Manila, putri adipati Tuban bernama Arya Teja. Sunan Bonang banyak berdakwah melalui kesenian untuk menarik penduduk Jawa agar memeluk agama Islam. Ia dikatakan sebagai penggubah suluk Wijil dan tembang Tombo Ati, yang masih sering dinyanyikan orang. Pembaharuannya pada gamelan Jawa ialah dengan memasukkan rebab dan bonang, yang sering dihubungkan dengan namanya. Universitas Leiden menyimpan sebuah karya sastra bahasa Jawa bernama Het Boek van Bonang atau Buku Bonang. Menurut G.W.J. Drewes, itu bukan karya Sunan Bonang namun mungkin saja mengandung ajarannya. Sunan Bonang diperkirakan wafat pada tahun 1525. Ia dimakamkan di daerah Tuban, Jawa Timur.

  • Sunan Drajat

Sunan Drajat adalah putra Sunan Ampel, dan merupakan keturunan ke-23 dari Nabi Muhammad. Nama asli dari sunan drajat adalah masih munat. masih munat nantinya terkenal dengan nama sunan drajat. Nama sewaktu masih kecil adalah Raden Qasim. Sunan drajat terkenal juga dengan kegiatan sosialnya. Dialah wali yang memelopori penyatuan anak-anak yatim dan orang sakit. Ia adalah putra Sunan Ampel dengan Nyai Ageng Manila, putri adipati Tuban bernama Arya Teja. Sunan Drajat banyak berdakwah kepada masyarakat kebanyakan. Ia menekankan kedermawanan, kerja keras, dan peningkatan kemakmuran masyarakat, sebagai pengamalan dari agama Islam. Pesantren Sunan Drajat dijalankan secara mandiri sebagai wilayah perdikan, bertempat di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan. Tembang macapat Pangkur disebutkan sebagai ciptaannya. Gamelan Singomengkok peninggalannya terdapat di Musium Daerah Sunan Drajat, Lamongan. Sunan Drajat diperkirakan wafat pada 1522.

  • Sunan Kudus

Sunan Kudus adalah putra Sunan Ngudung atau Raden Usman Haji, dengan Syarifah Ruhil atau Dewi Ruhil yang bergelar Nyai Anom Manyuran binti Nyai Ageng Melaka binti Sunan Ampel. Sunan Kudus adalah keturunan ke-24 dari Nabi Muhammad. Sebagai seorang wali, Sunan Kudus memiliki peran yang besar dalam pemerintahan Kesultanan Demak, yaitu sebagai panglima perang, penasehat Sultan Demak, Mursyid Thariqah dan hakim peradilan negara. Ia banyak berdakwah di kalangan kaum penguasa dan priyayi Jawa. Di antara yang pernah menjadi muridnya, ialah Sunan Prawoto penguasa Demak, dan Arya Penangsang adipati Jipang Panolan. Salah satu peninggalannya yang terkenal ialah Mesjid Menara Kudus, yang arsitekturnya bergaya campuran Hindu dan Islam. Sunan Kudus diperkirakan wafat pada tahun 1550.

  • Sunan Giri

Sunan Giri adalah putra Maulana Ishaq. Sunan Giri adalah keturunan ke-23 dari Nabi Muhammad, merupakan murid dari Sunan Ampel dan saudara seperguruan dari Sunan Bonang. Ia mendirikan pemerintahan mandiri di Giri Kedaton, Gresik; yang selanjutnya berperan sebagai pusat dakwah Islam di wilayah Jawa dan Indonesia timur, bahkan sampai ke kepulauan Maluku. Salah satu keturunannya yang terkenal ialah Sunan Giri Prapen, yang menyebarkan agama Islam ke wilayah Lombok dan Bima.

  • Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga adalah putra adipati Tuban yang bernama Tumenggung Wilatikta atau Raden Sahur atau Sayyid Ahmad bin Mansur (Syekh Subakir). Ia adalah murid Sunan Bonang. Sunan Kalijaga menggunakan kesenian dan kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah, antara lain kesenian wayang kulit dan tembang suluk. Tembang suluk lir-Ilir dan Gundul-Gundul Pacul umumnya dianggap sebagai hasil karyanya. Dalam satu riwayat, Sunan Kalijaga disebutkan menikah dengan Dewi Saroh binti Maulana Ishaq, menikahi juga Syarifah Zainab binti Syekh Siti Jenar dan Ratu Kano Kediri binti Raja Kediri.

  •  Suna Muria

Sunan Muria atau Raden Umar Said adalah putra Sunan Kalijaga. Ia adalah putra dari Sunan Kalijaga dari isterinya yang bernama Dewi Sarah binti Maulana Ishaq. Sunan Muria menikah dengan Dewi Sujinah, putri Sunan Ngudung. Jadi Sunan Muria adalah adik ipar dari Sunan Kudus.

  • Sunan Gunung Jati

Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah adalah putra Syarif Abdullah Umdatuddin putra Ali Nurul Alam putra Syekh Husain Jamaluddin Akbar. Dari pihak ibu, ia masih keturunan keraton Pajajaran melalui Nyai Rara Santang, yaitu anak dari Sri Baduga Maharaja. Sunan Gunung Jati mengembangkan Cirebon sebagai pusat dakwah dan pemerintahannya, yang sesudahnya kemudian menjadi Kesultanan Cirebon. Anaknya yang bernama Maulana Hasanuddin, juga berhasil mengembangkan kekuasaan dan menyebarkan agama Islam di Banten, sehingga kemudian menjadi cikal-bakal berdirinya Kesultanan Banten.

Kesembilan wali ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam penyebaran agama Islam di pulau Jawa pada abad ke-15. Adapun peranan walisongo dalam penyebaran agama Islam antara lain:



1.       Sebagai pelopor penyebarluasan agama Islam kepada masyarakat yang belum banyak mengenal ajaran Islam di daerahnya masing-masing.
2.       Sebagai para pejuang yang gigih dalam membela dan mengembangkan agama Islam di masa hidupnya.
3.       Sebagai orang-orang yang ahli di bidang agama Islam.
4.       Sebagai orang yang dekat dengan Allah SWT karena terus-menerus beribadah kepada-Nya, sehingga memiliki kemampuan yang lebih.
5.       Sebagai pemimpin agama Islam di daerah penyebarannya masing-masing, yang mempunyai jumlah pengikut cukup banyak di kalangan masyarakat Islam.
6.       Sebagai guru agama Islam yang gigih mengajarkan agama Islam kepada para muridnya.
7.       Sebagai kiai yang menguasai ajaran agama Islam dengan cukup luas.
8.        Sebagai tokoh masyarakat Islam yang disegani pada masa hidupnya.

Berkat kepeloporan dan perjuangan wali sembilan itulah, maka agama Islam menyebar ke seluruh pulau Jawa bahkan sampai ke seluruh daerah di Nusantara. Dan Islam pun menjadi agama yang mayoritas di indonesia

Friday, April 10, 2015

FAKTOR YANG MEMBENTENGI DAN MEMPERKUAT NKRI

FAKTOR YANG MEMBENTENGI DAN MEMPERKUAT NKRI

·            MAKNA KEUTUHAN NKRI
Pemahaman tentang keutuhan NKRI mencakup makna keutuhan wilayah, meliputi seluruh pulau dengan segenap tanah, air dan udara yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, keutuhan khasanah budaya meliputi adat istiadat, karya cipta dan hasil pemikiran Bangsa Indonesia dan suku-suku di seluruh wilyah NKRI, keutuhan sumber daya alam (SDA), meliputi seluruh kekayaan alam berupa barang tambang, flora dan fauna, keutuhan penduduk atau sumber daya manusia (SDM), meliputi keutuhan orangnya, statusnya, keselamatan bahkan kesejahteraannya. Menyadari luasnya cakupan makna keutuhan NKRI maka menjadi berat dan luas pula tugas menjaganya. Penjagaan atau pembelaan tidak cukup dilakukan dengan menyampaikan protes kepada pejabat negara atau demonstrasi oleh rakyat dan mahasiswa, lebih penting adalah merenungkan apa penyebab kasus-kasus ancaman tersebut terjadi, untuk kemudian melakukan langkah-langkah pencegahannya. Ada dua penyebab mengapa ancaman terhadap NKRI
1.      Kurangnya kepedulian terhadap keutuhan NKRI
Salah satu pertimbangan Mahkamah Internasional dalam memutuskan sengketa Pulau Sipadan dan Ligitan adalah soal kepedulian. Indonesia dinilai lalai dalam megelola kedua pulau itu sejak tahun 1950. Sementara Malaysia dengan berbagai trik berusaha mengelola kedua pulau itu. Diantaranya dengan membuka penangkaran penyu dan membangun motel-motel bahkan mempromosikannya.
2.      Lemahnya Budaya Sadar Arsip
Pengalaman hilangnya hasil penelitian Prof. Muso dari UGM mengindikasikan hal itu. Kemungkinan pertama penilitian itu tidak dicatat secara tertib dan kemungkinan lainnya penelitian tersebut dicatat tetapi tidak diarsipkan secara baik. Kejadian sengketa tanah antar Pemda Kebumen dan Pemda Cilacap juga menunjukkan rendahnya kesadaran kearsipan kita. Andai kedua pemda tersebut memiliki arsip-arsip topografi daerahnya masing-masing tentu sengketa itu tidak perlu terjadi. Kalupun tetap terjadi maka penyelesaiannya tidak perlu memakan waktu bertahun-tahun.

·         FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTAHANAN NKRI :
Dibawah ini merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia :
1.    Letak Geografi : Kita bahas dulu letak Geografis NKRI. NKRI (Negara Kesatuan Indonesia) terletak diantara Dua Benua yaitu  Benua Australia-Asia serta diantara dua Samudera yaitu Samudera Hindia dan Pasific. NKRI yang terletak di antara dua benua dan dua samudera memungkinkan Indonesia menjadi persimpangan lalu lintas dunia, baik udara maupun laut. NKRI sebagai titik persilangan kegiatan perekonomian dunia, antara perdagangan negara-negara industri dan negara-negara yang sedang berkembang. Karena letak geografisnya pula Indonesia mendapat pengaruh dari berbagai kebudayaan dan peradaban dunia
2.    Hankam : Mari kita membahas Kekuatan Militer di Indonesia, fungsi utama dari keberadaan militer adalah untuk mengisi dan menjaga kedaulatan wilayah karena NKRI yg berada di tengah dua samudera & dua benua, maka Indonesia merupakan negara yang sarat akan ancaman. Berbentuk negara kepulauan terbesar, NKRI merupakan negara yg sebagian besar celah pertahannya berada dikawasan lautan.Beberapa indikator kekuatan militer adalah personil, sistem persenjataan, kekuatan Maritim, kekuatan logistik, SDA, Kekuatan Geografis, Finansial Setidaknya terdapat 5 Negara yg berpotensi menjadi ancaman NKRI, yaitu Australia, Malaysia, Singapura, Thailand & Filiphina. Hal ini berdasarkan Fakta, misalnya ada beberapa masalah sengketa Wilayah antar beberapa Negara tersebut. Persengketaan perbatasan akan sangat memungkinkan memicu terjadinya pergesekan yang dapat memicu terjadinya perang.
3.      Ekonomi : Anggaran bersifat sangat penting karena akan menentukan kinerja sektor pertahanan. Selain itu, anggaran pertahanan menjadi penting untuk mewujudkan pertahanan nasional yang kuat, diperlukan prasyarat anggaran militer yang mencukupi. Namun, kemampuan pemerintah dalam menyediakan anggaran pertahanan memang sangat terbatas jika dihadapkan dengan kebutuhannya Efek negatifnya pembangunan pertahanan saat ini relatif belum dapat diperhatikan secara optimal sehingga kapabilitas pertahanan belum mampu untuk mencegah, mengantisipasi, dan mengatasi ancaman keamanan nasional.

·         KESIMPULAN
Dalam menghadapi ancaman, diperlukan persamaan persepsi dan kebutuhan akan mempertahanan dan mengamanan negara. Masyarakat menjadi  pertahanan terdepan yang dapat menjaga keamanan negara dari ancaman. Oleh karena itu diperlukan kesadaran dari masyarkat akan adanya ancaman, yang dapat membuat berbagai pihak memiliki pola berfikir dan sikap untuk bersatu serta berusaha melindungi faktor geografisnya terutama menjaga wilayah milik Indonesia secara bersama-sama.
Pemerintah harus meningkatkan tingkat perekonomian agar porsi anggaran untuk pertahanan dapat dialokasikan lebih besar. Anggaran pertahanan yang optimal dan efisien dalam penggunaannya sangat penting untuk mewujudkan pertahanan nasional yang kuat.
Kuantitas dan Kualitas tentara kita perlu ditingkatkan sampai dengan tingkat yang ideal jika dibandingkan dengan jumlah penduduk dan luas wilayah. Porsi kuantitas tentara yang optimal harus diikuti dengan peningkatan kualitas dan kesejahteraannya. Jika ketiga faktor tersebut berhasil dengan baik, maka pertahanan nasional akan semakin kuat dan dapat terpelihara.