Friday, April 10, 2015

FAKTOR YANG MEMBENTENGI DAN MEMPERKUAT NKRI

FAKTOR YANG MEMBENTENGI DAN MEMPERKUAT NKRI

·            MAKNA KEUTUHAN NKRI
Pemahaman tentang keutuhan NKRI mencakup makna keutuhan wilayah, meliputi seluruh pulau dengan segenap tanah, air dan udara yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, keutuhan khasanah budaya meliputi adat istiadat, karya cipta dan hasil pemikiran Bangsa Indonesia dan suku-suku di seluruh wilyah NKRI, keutuhan sumber daya alam (SDA), meliputi seluruh kekayaan alam berupa barang tambang, flora dan fauna, keutuhan penduduk atau sumber daya manusia (SDM), meliputi keutuhan orangnya, statusnya, keselamatan bahkan kesejahteraannya. Menyadari luasnya cakupan makna keutuhan NKRI maka menjadi berat dan luas pula tugas menjaganya. Penjagaan atau pembelaan tidak cukup dilakukan dengan menyampaikan protes kepada pejabat negara atau demonstrasi oleh rakyat dan mahasiswa, lebih penting adalah merenungkan apa penyebab kasus-kasus ancaman tersebut terjadi, untuk kemudian melakukan langkah-langkah pencegahannya. Ada dua penyebab mengapa ancaman terhadap NKRI
1.      Kurangnya kepedulian terhadap keutuhan NKRI
Salah satu pertimbangan Mahkamah Internasional dalam memutuskan sengketa Pulau Sipadan dan Ligitan adalah soal kepedulian. Indonesia dinilai lalai dalam megelola kedua pulau itu sejak tahun 1950. Sementara Malaysia dengan berbagai trik berusaha mengelola kedua pulau itu. Diantaranya dengan membuka penangkaran penyu dan membangun motel-motel bahkan mempromosikannya.
2.      Lemahnya Budaya Sadar Arsip
Pengalaman hilangnya hasil penelitian Prof. Muso dari UGM mengindikasikan hal itu. Kemungkinan pertama penilitian itu tidak dicatat secara tertib dan kemungkinan lainnya penelitian tersebut dicatat tetapi tidak diarsipkan secara baik. Kejadian sengketa tanah antar Pemda Kebumen dan Pemda Cilacap juga menunjukkan rendahnya kesadaran kearsipan kita. Andai kedua pemda tersebut memiliki arsip-arsip topografi daerahnya masing-masing tentu sengketa itu tidak perlu terjadi. Kalupun tetap terjadi maka penyelesaiannya tidak perlu memakan waktu bertahun-tahun.

·         FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTAHANAN NKRI :
Dibawah ini merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia :
1.    Letak Geografi : Kita bahas dulu letak Geografis NKRI. NKRI (Negara Kesatuan Indonesia) terletak diantara Dua Benua yaitu  Benua Australia-Asia serta diantara dua Samudera yaitu Samudera Hindia dan Pasific. NKRI yang terletak di antara dua benua dan dua samudera memungkinkan Indonesia menjadi persimpangan lalu lintas dunia, baik udara maupun laut. NKRI sebagai titik persilangan kegiatan perekonomian dunia, antara perdagangan negara-negara industri dan negara-negara yang sedang berkembang. Karena letak geografisnya pula Indonesia mendapat pengaruh dari berbagai kebudayaan dan peradaban dunia
2.    Hankam : Mari kita membahas Kekuatan Militer di Indonesia, fungsi utama dari keberadaan militer adalah untuk mengisi dan menjaga kedaulatan wilayah karena NKRI yg berada di tengah dua samudera & dua benua, maka Indonesia merupakan negara yang sarat akan ancaman. Berbentuk negara kepulauan terbesar, NKRI merupakan negara yg sebagian besar celah pertahannya berada dikawasan lautan.Beberapa indikator kekuatan militer adalah personil, sistem persenjataan, kekuatan Maritim, kekuatan logistik, SDA, Kekuatan Geografis, Finansial Setidaknya terdapat 5 Negara yg berpotensi menjadi ancaman NKRI, yaitu Australia, Malaysia, Singapura, Thailand & Filiphina. Hal ini berdasarkan Fakta, misalnya ada beberapa masalah sengketa Wilayah antar beberapa Negara tersebut. Persengketaan perbatasan akan sangat memungkinkan memicu terjadinya pergesekan yang dapat memicu terjadinya perang.
3.      Ekonomi : Anggaran bersifat sangat penting karena akan menentukan kinerja sektor pertahanan. Selain itu, anggaran pertahanan menjadi penting untuk mewujudkan pertahanan nasional yang kuat, diperlukan prasyarat anggaran militer yang mencukupi. Namun, kemampuan pemerintah dalam menyediakan anggaran pertahanan memang sangat terbatas jika dihadapkan dengan kebutuhannya Efek negatifnya pembangunan pertahanan saat ini relatif belum dapat diperhatikan secara optimal sehingga kapabilitas pertahanan belum mampu untuk mencegah, mengantisipasi, dan mengatasi ancaman keamanan nasional.

·         KESIMPULAN
Dalam menghadapi ancaman, diperlukan persamaan persepsi dan kebutuhan akan mempertahanan dan mengamanan negara. Masyarakat menjadi  pertahanan terdepan yang dapat menjaga keamanan negara dari ancaman. Oleh karena itu diperlukan kesadaran dari masyarkat akan adanya ancaman, yang dapat membuat berbagai pihak memiliki pola berfikir dan sikap untuk bersatu serta berusaha melindungi faktor geografisnya terutama menjaga wilayah milik Indonesia secara bersama-sama.
Pemerintah harus meningkatkan tingkat perekonomian agar porsi anggaran untuk pertahanan dapat dialokasikan lebih besar. Anggaran pertahanan yang optimal dan efisien dalam penggunaannya sangat penting untuk mewujudkan pertahanan nasional yang kuat.
Kuantitas dan Kualitas tentara kita perlu ditingkatkan sampai dengan tingkat yang ideal jika dibandingkan dengan jumlah penduduk dan luas wilayah. Porsi kuantitas tentara yang optimal harus diikuti dengan peningkatan kualitas dan kesejahteraannya. Jika ketiga faktor tersebut berhasil dengan baik, maka pertahanan nasional akan semakin kuat dan dapat terpelihara.